punk

12 Anak Punk Terjaring Razia

Sebanyak 12 anak punk yang selama ini cukup meresahkan masyarakat berhasil dijaring petugas gabungan, saat menggelar razia di Jakarta Timur, Rabu (25/6).

Belasan anak punk yang biasa mengamen di angkutan umum ini terjaring di tiga lokasi, yakni di kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC), perempatan Hek, dan kawasan Garuda. Anak punk yang terjaring tersebut langsung dites urine untuk mengetahui apakah mereka pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang. Tak hanya itu, sampel darah mereka juga diperiksa untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi HIV/AIDS.

20 Pengunjung dan Pedagang di PGC Kedapatan Merokok

Sebanyak 20 pengunjung dan pedagang di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, kedapatan melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 50 tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan, Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok yang dilakukan aparat Satpol PP setempat.

Pantauan beritajakarta.com, Selasa (24/6), para pengunjung dan pedagang di pusat perbelanjaan yang kedapatan tengah merokok langsung ditegur dan diminta kartu identitasnya untuk dilakukan pendataan dan segera menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

Batu Ampar Kini Miliki Bank Sampah

 

Bank Sampah

Program pembangunan bank sampah semakin menarik minat masyarakat. Selain untuk mengurangi sampah, bank sampah juga memiliki manfaat lain yaitu menambah penghasilan warga.

Warga RW 05 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramatjati, juga tertarik mendirikan bank sampah. Bank sampah yang dinamakan Anyelir tersebut, baru-baru ini diresmikan oleh Camat Kramatjati, Bpk. Dian Purfanto. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kelurahan Batu Ampar Ny. Badrudin.

Ketua RW 05 Kelurahan Batu Ampar H. Harjati mengatakan, bank sampah yang dikelola oleh ibu-ibu PKK ini menampung sampah non organik dari rumah-rumah warga. Sampah-sampah tersebut terdiri dari sampah plastik, kardus, botol bekas air mineral dan lain sebagainya.

“Sampah-sampah itu dikumpulkan dan nantinya dapat dibuat berbagai kerajinan seperti bunga pajangan, tas dan asesoris lainnya,” kata Harjati.

Penilaian Lomba Kecamatan Sayang Ibu Tingkat Kota Thn.2014

IMG_0072

Lomba Penilaian Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur di tingkat Kecamatan Kramat Jati telah di laksanakan pada hari senin tanggal 26 Mei 2014. Lomba tersebut diawali dengan Paparan Ketua Satgas GSI Kecamatan Kramat Jati Drs. Dian Purfanto di Aula Kantor Kecamatan Kramat Jati. Paparan di hadiri langsung oleh oleh Asisten Kesmas Kota Administrasi Jakarta Timur yang juga sebagai Ketua Tim Penilai GSI Tingkat Kota yaitu Bpk. KH Ibnu Hajar. Paparan juga dihadiri Para Lurah, Para Kasi Kesmas Kelurahan, Kepala Puskesmas Kecamatan, Para Kepala Puskesmas Kelurahan dan Kasi Dinas Sektoral Kecamatan Kramat Jati.

Dalam Paparannya, Camat Kramat Jati menyampaikan Program Visi dan Misi GSI Kecamatan, serta Kondisi dan Potensi Ibu Hamil yang ada di wilayah se Kecamatan Kramat Jati. Menurutnya Gerakan Sayang Ibu di wilayah Kecamatan Kramat Jati telah berjalan dengan baik, hal ini ditandai dengan adanya penurunan angka kematian ibu dan bayi dan terbentuknya SATGAS GSI dan Posyandu Sayang Ibu di Setiap Kelurahan.  ini menunjukan  program tersebut mendapatkan antusiasme berarti  dari para keluarga khususnya para ibu hamil. Masyarakat juga secara bersama-sama telah mendukung dan mempunyai komitmen yang cukup baik, hal ini ditandai dengan adanya Ambulance Desa, besarnya partisipasi dalam kegiatan donor darah dan kesediaan menjadi donatur dalam pengumpulan DASOLIN.

Setelah mendengarkan secara langsung paparan dari Ketua Satgas GSI Kecamatan Kramat Jati. Tim penilai lomba GSI langsung melakukan penilaian ke wilayah Kelurahan Cawang pada RW.011 yang sebelumnya telah berhasil menjadi pemenang pada Lomba GSI di Tingkat Kecamatan. Diharapkan lomba Gerakan Sayang Ibu ini juga dapat dijadikan program unggulan pembinaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan keharmonisan keluarga.

Pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 106

Upacara HARKITNAS 2014

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 106 Tahun 2014 di lingkungan pemerintahan Kecamatan Kramat Jati hari Selasa tanggal 20 Mei 2014 pada pukul 07.30 WIB di lapangan Kantor Kecamatan Kramat Jati. Upacara dihadiri oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kelurahan se-Kecamatan Kramat Jati, Kasidinas Kecamatan dan Satpol PP Kecamatan Kramat Jati. Upacara HARKITNAS tahun 2014 berjalan dengan khidmat dan lancar, bertindak sebagai Pembina petugas upacara adalah Sekertaris Camat Bpk. Holi Susanto, SSTP, M.Si.

Pembacaan amanat / sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik indonesia dibacakan langsung oleh pembina upacara. Peringatan HARKITNAS tahun 2014 dengan tema “Maknai Kebangkitan Nasional Melalui Kerja Nyata Dalam Suasana Keharmonisan dan Kemajemukan Bangsa”. Semoga  upacara peringatan HARKITNAS ini dapat dijadikan momentum untuk lebih memaknai semangat Kebangkitan Nasional sebagai Motivasi positif pada diri para peserta upacara. Pada kesempatan ini, pemerintah Kecamatan Kramat Jati Kota Administrasi Jakarta Timur mengucapkan selamat memperingari Hari Kebangkitan Nasional bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2014

logo-hari-pendidikan

Selamat Hari Pendidikan Nasional diucapkan kepada seluruh pemangku dunia pendidikan dan juga para pahlawan yang telah berjasa melahirkan dan membesarkan pendidikan di Indonesia. Kemarin, jum’at tanggal 02 Mei 2014 kita memperingati Hari Pendidikan Nasional, menjadi hari yang harus kita syukuri karena menjadi titik awal lahirnya Pendidikan di Indonesia. hari yang juga bertepatan dengan hari lahirnya salah satu Pahlawan Pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara. Untuk memperingati hari besar Nasional tersebut, Kecamatan Kramat Jati mengadakan Upacara Bendera yang dilaksanakan jum’at pagi di halaman Kantor Kecamatan Kramat Jati Kota Adm. Jakarta Timur.

Upacara dipimpin langsung oleh Camat Kramat Jati Drs. Dian Purfanto dan dihadiri oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil di Tingkat Kecamatan Kramat Jati. Sebagai pembina upacara, Camat Kramat Jati mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk tetap menjalankan dan meneruskan cita-cita Bangsa khususnya didalam kemajuan dunia Pendidikan Nasional. hal tersebut sangat diperlukan karena pada hakikatnya Pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia untuk membangun peradaban yang unggul dan bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. untuk tercapainya Pendidikan yang bermutu dan berkualitas, Pemerintah sudah membuat program-program sekaligus strategi yang perlu dilakukan sebagai upaya untuk dapat mengatasi permasalahan yang terjadi didalam dunia Pendidikan. untuk itu Camat mengajak untuk dapat bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik sehingga tecapainya semua tujuan yang akan dilaksanakan. Semoga Hari Pendidikan Nasional ini dapat dijadikan momentum kebangkitan dunia Pendidikan yang lebih berkualitas dan setara dengan Bangsa lain demi kemajuan anak Bangsa dan daya saing Bangsa.